
Pegiat Desa Indonesia
Nirlaba / Relawan
Layanan yang ditawarkan
Imam Sahroni Darmawan
Seorang pegiat desa yang bermotivasi untuk membangun dan memberdayakan masyarakat pedesaan. Berfokus pada pengembangan potensi lokal, pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas, dan pelestarian budaya lokal. Aktif dalam berbagai program sosial, pendidikan, dan lingkungan untuk menciptakan desa yang lebih mandiri, inovatif, dan berkelanjutan.
Pengalaman
Memiliki pengalaman luas dalam pemberdayaan masyarakat desa melalui berbagai program pembangunan berkelanjutan. Berpengalaman dalam:
- Pengembangan Ekonomi Lokal: Menginisiasi usaha mikro berbasis potensi lokal, seperti kerajinan, pertanian organik, dan pariwisata desa.
- Pelatihan dan Pendidikan: Melaksanakan pelatihan bagi masyarakat desa dalam pengelolaan keuangan, keterampilan teknis, dan literasi digital.
- Pengelolaan Proyek Sosial: Memimpin dan mengelola proyek berbasis komunitas, termasuk program pengentasan kemiskinan, pembangunan infrastruktur dasar, dan konservasi lingkungan.
- Kolaborasi dengan Pemangku Kepentingan: Bekerjasama dengan pemerintah daerah, organisasi non-profit, dan swasta untuk mendukung pembangunan desa.
- Advokasi dan Kebijakan: Terlibat dalam advokasi kebijakan untuk mendukung pengembangan pedesaan yang inklusif dan berkeadilan.
Memiliki kemampuan komunikasi yang baik, kepemimpinan, dan keahlian dalam membangun jaringan kerja yang produktif untuk mencapai tujuan bersama.
Apakah ada pengalaman khusus atau pencapaian yang ingin Anda tambahkan?
Pendidikan
Rangkuman Pendidikan
Sarjana Pemberdayaan Masyarakat, Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, 2015
Mendalami konsep pembangunan berkelanjutan, pemberdayaan komunitas, dan pengelolaan sumber daya lokal. Pendidikan ini membekali dengan wawasan strategis untuk membangun kemandirian desa melalui inovasi berbasis potensi lokal.
Pelatihan dan Sertifikasi Tambahan
Mengikuti pelatihan profesional, seperti:
- Manajemen Proyek Sosial, Universitas Indonesia (UI), 2017
- Pengembangan Kewirausahaan Berbasis Komunitas, Institut Pertanian Bogor (IPB), 2018
- Teknik Pertanian Berkelanjutan, Universitas Brawijaya (UB), 2019