clinique cantik

1 month ago ·

thumb_up Relevant message Comment

Melihat Ganasnya Gejala Autoimun Terhadap Manusia

Cm07i.png

Akhir-akhir ini penyakit autoimun sering menjadi pembicaraan di dunia maya. Tidak sedikit orang yang mengetahui akan penyakit ini, karena memang bisa datang secara tiba-tiba. Jika kita lihat autoimun adalah penyakit yang terjadi akibat sistem kekebalan tubuh atau sistem imun menyerang sel-sel sehat dalam tubuh Anda sendiri. Penyakit ini berkembang ketika sistem kekebalan tubuh salah dalam menilai sel sehat yang ada dalam tubuh dan malah menganggapnya sebagai zat asing. Akibatnya, tubuh Anda mulai memproduksi antibodi yang akan menyerang dan merusak sel sehat dalam tubuh Anda tersebut.

Penyakit autoimun umumnya lebih banyak menyerang wanita usia produktif, dimana faktor penyebabnya dapat berbeda antara satu penderita dengan yang lainnya. Bahayanya, penyakit autoimun ini bisa mengakibatkan kerusakan sel jaringan dalam tubuh dan menimbulkan peradangan serta mengakibatkan kondisi yang serius pada penderitanya, seperti gangguan pada tulang persendian, saraf, kelenjar, dan organ-organ penting lainnya. Bahkan tak jarang bila orang hamil sering terkena penyakit autoimun, karena sumsum tulang belakang yang lemah saat ingin melahirkan.

Hingga saat ini saja, penyakit autoimun merupakan penyakit yang tidak bisa dicegah. Akan tetapi, bukan berarti penyakit ini tidak bisa dikendalikan. Bila Anda menemukan gejala-gejala penyakit autoimun ini, maka untuk mengendalikannya Anda harus berada dalam perawatan spesialis. Gejala autoimun bisa ringan dan bisa juga parah tergantung kondisi tubuh. Namun demikian, sejumlah gejala yang dirasakan penderita penyakit ini, seperti lelah berlebihan dan berkepanjangan (fatigue), kesemutan pada tangan dan kaki, nyeri di sekujur tubuh, sering terserang sariawan, rontoh parah pada rambut, brain fog (otak seperti tertutup kabut, sehingga sulit konsentrasi, hilang memori dan fokus saat Anda sedang beraktivitas), serta ruam pada kulit (contohnya muncul ruam berbentuk kupu-kupu pada pipi).

Penyakit autoimun memiliki dampak yang beragam terhadap tubuh. Sebagian besar penyakit autoimun bersifat sistemik sehingga gejala yang timbul tergantung pada organ yang terkena. Jika autoimun menyerang sendi, gejala yang timbul adalah nyeri dan bengkak pada persendian, baik sendi besar maupun kecil. Pada kondisi berat, penyakit autoimun, seperti lupus, bisa menyerang otak sehingga bisa menyebabkan penderitanya kejang. Sementara, bila menyerang ginjal dalam waktu yang lama, penyakit ini dapat menimbulkan kerusakan berat pada ginjal, seperti kebocoran ginjal dan gagal ginjal kronis, ahkan, jumlahnya bisa mencapai 100 jenis. Meski demikian, terdapat penyakit autoimun yang sering ditemui, yakni lupus eritematosus sistemik, sinProfom sjogren, anemia hemolitik autoimun, rheumatoid arthritis, dan scleroderma.

Selain menyerang orang dewasa, penyakit autoimun juga dapat menyerang anak-anak. Jenis penyakit autoimun yang kerap menyerang anak adalah juvenile idiopathic arthritis (JIA). JIA, jelas Prof Iris, menyerang sendi pada anak. Hampir mirip dengan rheumatoid arthritis, gejala penyakit ini adalah nyeri dan bengkak pada lebih dari satu sendi, baik sendi besar maupun kecil. Penyakit autoimun lain yang dapat menyerang anak adalah idiopathic thrombocytopenic purpura (ITP). Penyakit autoimun ini menyerang sel-sel keping darah (trombosit) pada tubuh anak. Penyakit ini juga kerap menyerang wanita dengan berbagai gejala yang timbul pada persendian, baik sendi besar maupun kecil. Umumnya gejala yang timbul adalah bengkak dan nyeri pada sendi dan lainnya tergantung kekuatan imunitas tubuh.

#autoimun

thumb_up Relevant message Comment
Comments